PERAN KOAGULAN POLY ALUMINIUM CHLORIDE (PAC) PADA PENGOLAHAN AIR BERSIH DAN AIR MINUM TERINTEGRASI REGIONAL BANJARBAKULA

Mastiadi Tamjidillah, Muhammad Nizar.R Atma Cahyo Anggono, Rahmadin Bonazir

Abstract


Beberapa sumber air baku yang digunakan pada pengolahan air bersih dan air minum memiliki tingkat kekeruhan yang tinggi seperti Sungai Martapura, Sungai Tabuk, Sungai Rangas, Bati-bati, Sungai Barito, Rantau Badauh dan Aliran Irigasi Riam Kanan. Karakteristik dan tingkat kekeruhan tersebut sangat dominan mempengaruhi proses pengolahan, sehingga diperlukan peran koagulan untuk menurunkan secara perlahan. Dengan menambahkan komposisi dan persentase (PAC) secara bertahap pada proses mixing pada pengolahan air akan menghasilkan model pencampuran antara air baku, PAC dan langkah putaran pompa instalasi. Model pencampuran yang didapatkan setelah penambahan PAC secara bervariasi akan menurunkan tigkat kekeruhan < 5 NTU sesuai standar kesehatan. Setting penambahan PAC bertahap dengan % konsentrasi PAC 5 ppm, 10 ppm, 15 ppm, 20 ppm dan 25 ppm, setting volume air baku 5 lt/det, 10 lt/det, 15 lt/det, 20 lt/det dan 25 lt/det dan putaran stroke pompa 5 %, 10 %, 15%, 20% dan 25 %. Perilaku gerak partikel yang melayang (flok) terlihat dengan penambahan koagulan yang bergerak secara gravitasi turun kebawah, karakteristik partikel seperti dimensi butir nampak dengan pengujian scanning electron microscope (SEM) hasil pengendapan proses pencampuran


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.