PENINGKATAN RESILIENSI DAN LIFE SKILL IBU TUNGGAL DALAM PEMENUHAN EKONOMI SECARA MANDIRI

Lenie Marlinae, Syamsul Arifin, Risma Dwi N., Bima S., Jane Dina B. Husaini, Laily Khairiyati, Agung Waskito, Agung Biworo, Ani Kifatul H,

Abstract


Perubahan peran sebagai ibu tunggal menuntut adanya tanggungjawab sebagai pencari nafkah dan waktu untuk memperhatikan kebutuhan anak secara psikologis.Persentase ibu tunggal sebesar 14,84%, jauh lebih besar dibandingkan ayah tunggal. Hasil pendataan dari Badan Pusat Statistik terdiri dari 11.168.460 (5,8%) penduduk Indonesia berstatus janda, sedangkan 2.786.460 (1,4%) berstatus duda dari jumlah keseluruhan penduduk Indonesia sebanyak 191.709.144 jiwa. Ibu tunggal dikota Kabupaten Banjar banyak ditemukan tanpa mempunyai skill buat penyambung hidup dan rata-rata mempunyai anak lebih dari 1. Indikikator kinerja utama adalah memberikan pelatihan ketrampilan pengolahan pisang menjadi aneka makanan olahan dan pelatihan dalam Kemampuan individu dalam mengatasi, melalui pengendalian diri pada ibu tunggal setelah pasca cerai hidup atau mati,kekerasan RT. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah agar ibu tunggal dapat dengan meningkatkan ekonomi dg peningkatan life skill dan mampu berintegrasi ke dalam masyarakat, memiliki kemampuan berpikir yang baik, sehingga memiliki kekuatan dan bakat, percaya diri dengan kemampuannya dan mampu mengambil keputusan dalam keluarganya. Luaran adalah artikel penelitian,buku ber ISBN, dan produk keripik pisang dengan macam rasa serta pembuatan desain bungkus dan PIRT nya,serta pembuatan link pemasaran melalui sosial media dan memenuhi IKU 4 dan IKU 5 (5). Hasil dari kegiatan pengabdian terjadi peningkatan 85% peningkatan pengetahuan,ketrampilan dan pengendalian emosi dan keercayaan diri melalui pembuatan aneka olahan pisang sebagai kemandirian ekonomi dan mampu meningkatkan kesejahteraan dan mampu membuat label dan PRT artikel penelitian, buku ber ISBN, dan produk keripik pisang dengan macam rasa serta pembuatan desain bungkus dan PIRT untuk produk olahan serta metode pemasaran melalui sosial media pada ibu Tunggal.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.