PELATIHAN PENGOLAHAN BAHAN BAKU LOKAL (IKAN HARUAN DAN KANGKUNG AIR) SEBAGAI ALTERNATIF MAKANAN PENCEGAH STUNTING DI DESA TAMBAK ANYAR ILIR MARTAPURA TIMUR
Abstract
Desa Tambak Anyar Ilir Kecamatan Martapura Timur merupakan salah satu desa yang berada di sepanjang aliran sungai Martapura, tetapi juga berada di sepanjang tepi jalan raya lintas provinsi. Berdasarkan hasil wawancara bahwa dari data bulan Desember 2023 dari 39 keluarga yang memiliki balita, terdapat 15 keluarga yang memiliki balita dengan stunting (38,4%), yaitu berada di atas angka nasional (21,6%). Studi pendahuluan yang dilakukan pada salah satu ibu dengan balita stunting mengatakan tidak terlalu mengetahui apa saja MPASI yang baik untuk anaknya agar BB dan TB nya bisa meningkat. Study windshield survey didapatkan bahwa di wilayah Desa Tambak Anyar Ilir terdapat bahan baku lokal yang dapat dijadikan MPASI seperti ikan haruan/gabus (Channa striata) dan kangkung air (Ipomea aquatica). Namun, hal ini belum dimanfaatkan oleh masyarakat desa khususnya ibu-ibu yang memiliki balita untuk dijadikan olahan MPASI. Mengingat bahan baku lokal ini mudah didapat di desa secara gratis dengan cara memancing ikan haruan dan memetik kangkung air yang tumbuh di sungai dekat rumah warga, tim pengabdi melakukan pengabdian masyarakat yaitu Pelatihan Pengolahan Bahan Baku Lokal (Ikan Haruan dan Kangkung Air) sebagai Alternatif Makanan Pencegah Stunting. Adapun tujuan dalam pelaksanaan kegiatan yaitu melatih keterampilan ibu ibu dengan anak balita dalam memanfaatkan dan mengolah bahan lokal (ikan haruan dan kangkung air) sebagai bahan nuget untuk membuat MPASI untuk mencegah terjadinya stunting pada balita. Hasil yang didapatkan dari kegiatan yaitu diikuti oleh 41 orang ibu dengan balita. Peserta kegiatan mengetahui dan mampu melakukan cara pengolahan bahan baku lokal sebagai MPASI untuk mencegah terjadinya stunting pada balita.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.