DISEMINASI SISTEM AQUAPONIK SEBAGAI SALAH SATU SOLUSI KETAHANAN PANGAN DI MASA PANDEMI COVID-19
Abstract
Desa Sungai Rasau Kalimantan Selatan merupakan daerah di pesisir laut yang rata-rata masyarakatnya adalah nelayan dan pengolah ikan. Masyarakat desa sungai rasau memiliki keinginan berkebun, bertani dan beternak ikan tawar seperti lele, namun permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat di daerah Sungai Rasau adalah daerahnya sangat rawan banjir pada saat hujan, dan juga daerah tersebut airnya payau, sehingga masyarakat tidak bisa berbuat banyak terhadap kondisi tersebut. Solusi yang ditawatkan pada Program Desiminasi ini adalah Pemanfaatan Sitem Aquaponik dengan Kombinasi Filterisasi Air untuk normalisasi PH Air, agar selain peternakan ikan bisa berjalan sebagaimana mestinya dan juga pertanian bisa di jalankan walaupun daerah tersebut sedang ada banjir. Metode yang dipergunakan sebagai solusi adalah menerapkan sistem akuaponik, yaitu gabungan sistem hidroponik dan akuakultur yang saling bersimbiotik (Rakocy et al., 2006., Diver, 2006). Perkebunan menggunakan sistem akuaponik dapat dilakukan di lahan sempit maupun luas, tanaman tidak perlu disiram dan dipupuk, air kolam tidak perlu diganti, ramah lingkungan dan bisa dilakukan oleh semua kalangan masyarakat. Berdasarkan kelebihannya tersebut maka sistem akuaponik layak menjadi solusi perkebunan dan perikanan di wilayah rawa dan gambut. Selain itu sistem akuaponik juga dapat dijadikan penghasilan tambahan, karena sifat dari akuaponik yang sederhana, praktis dan mudah dilakukan oleh semua kalangan tanpa keahlian khusus. Hasil dari kegiatan yang dilaksanakan adalah berupa peningkatan kemampuan dan keahlian masyarakat dalam bidang budidaya perikanan dan perkebunan. Selain itu masyarakat juga memiliki solusi dalam hal ketahanan pangan di masa pandemi Covid 19.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.