PENDIDIKAN ANTI KORUPSI BAGI IBU-IBU PKK DESA TABANIO KABUPATEN TANAH LAUT, KALIMANTAN SELATAN

Erlina, Siti Mauliana Hairini Nana Istiana Terry Tabitha

Abstract


. Pemberantasan korupsi melalui pihak intermediary menjadi pilihan yang cukup efektif untuk mensosialisasikan pemberantasan korupsi ke masyarakat yang lebih luas. Salah satunya adalah PKK (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga) yang memiliki peran penting menjembatani pemerintah dengan kepentingan keluarga sehingga penting untuk PKK memiliki pengetahuan mengenai pemberantasan korupsi sebagai agen penyebaran pengetahuan di keluarga. Ibu-ibu penggerak PKK Desa Tabanio merupakan objek sekaligus mitra dalam kegiatan pengabdian Pendidikan anti korupsi. Metrode yang digunakan yaitu diskusi, Pendidikan dan pelatihan, dan evaluasi. tujuan utama kegiatan ini dapat memberikan perubahan kognitif dalam mengenal korupsi sangat terbantu dengan kehadiran serta keaktifan partisipasi dari peserta. Para peserta pendidikan anti korupsi diberikan tiga pokok materi, materi pertama berkaitan dengan persoalan urgensi peran perempuan dalam pemberantasan korupsi, Materi kedua yaitu mengenal korupsi yang terdiri dari pendefinisian korupsi berdasarkan undang-undang, mengapa korupsi menjadi kejahatan luar biasa, korupsi dilakukan siapa saja, siapa saja yang menjadi korban korupsi, kerugian yang diakibatkan korupsi, serta apa itu gratifikasi dan pencucian uang. Materi ketiga yaitu saatnya perempuan beraksi.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.