PELATIHAN MENJADI PEMBAWA ACARA KREATIF UNTUK MEMAKSIMALKAN POTENSI BERKARIR PADA SISWA SMAN 2 BANJARMASIN

Ahsani Taqwiem Lita Luthfiyanti Sri Annisa

Abstract


Keterampilan berbicara merupakan bagian dari empat keterampilan berbahasa yang termasuk dalam aspek produktif. Keterampilan berbicara diperlukan karena merupakan salah satu kemampuan yang dapat menopang masa depan. Berdasarkan observasi, masih banyak siswa di SMAN 2 Banjarmasin yang kesulitan menguasai keterampilan berbicara yang tergambar dari kesulitan yang mereka hadapai saat menjadi pewara. Padahal pewara adalah keahlian yang bisa memberikan banyak manfaat baik secara moril maupun materil terlebih jika mampu membawakan acara formal dan informal. Hal inilah yang melatarbelakangi dilaksanakannya pelatihan menjadi pewara bagi siswa SMAN 2 Banjarmasin. Penguasaan teori, praktik, dan pengalaman sangat dibutuhkan untuk mengasah kemampuan menjadi presenter acara. Oleh karena itu, pelatihan ini memberikan ketiga aspek tersebut agar mahasiswa dapat sepenuhnya menguasai kompetensi pewara. Materi yang diberikan kepada siswa terkait dengan tujuan berbicara dan teori menjadi pewara baik di acara formal maupun informal. Kemudian berbagi pengalaman yang dicatat dan diawasi, sehingga siswa mendapat masukan untuk meningkatkan kemampuannya sebagai pewara.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.