IMPLEMENTASI PROGRAM SWALIBA PADA MASYARAKAT PEMBELAJAR LINGKUNGAN LAHAN BASAH DI MADRASAH ALIYAH DARUL ILMI BANJARBARU
Abstract
Sekolah Berwawasan Lingkungan dan Mitigasi Bencana merupakan sekolah yang memiliki komitmen dan secara sistematis menginternalisasikan nilai-nilai lingkungan dan sikap kesiapsiagaan bencana ke dalam seluruh aktivitas sekolah. Posisi Madrasah Aliyah Darul Ilmi yang berada di daerah transisi rawa gambut dengan tipe wilayah dataran, daerah ini sangat rawan akan benacan, topografi yang demikian sangat berisiko terjadi bencana banjir, puting beliung dan kebakaran lahan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan (1) penyuluhan dan diskusi; (2) pelatihan; (3) simulasi; (4) pendampingan; dan (5) evaluasi. Selanjutnya tahapan dalam pendekatan ini akan di uji melalui angket dan divisualkan dalam bentuk data persentase (%), hasil yang didapatkan berupa tingkat pemahaman dan sikap siswa terhadap aktualisasi pendidikan lingkungan hidup menurut al-quran melalui program SWALIBA. Hasil dari penelitian ini di gambarkan sebagai berikut: (1) pada indikator pentingnya lingkungan bagi kehidupan kemampuan aktualisasikan siswa tergolong dalam kategori Baik Sekali, dengan persentase akumulasi sebesar 96,23%, persentase tersebut memiliki korelasi dengan pengetahuan dan sikap yang sangat baik terhadap lingkungan serta mampu mengaktulisasikannya dalam kehidupan. (2) pada indikator kepekaan dan pemahaman tentang mitigasi bencana kemampuan aktualisasikan siswa tergolong dalam kategori Baik, dengan persentase akumulasi sebesar 89,48%. Persentase tersebut memiliki korelasi dengan pengetahuan dan sikap yang ditunjukkan siswa selama dilingkungan sekolah.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.