STANDARDISASI EKSTRAK DAUN CEMPEDAK BERDASARKAN PARAMETER SPESIFIK DAN NON SPESIFIK
Abstract
Cempedak (Artocarpus integer (Thunb.) Merr.) merupakan tanaman dengan genus Artocarpus yang tumbuh di Kalimantan dan berkhasiat sebagai antimalaria, antidiabetes, nyeri peru,t dan antikanker. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan hasil uji dari parameter spesifik dan non spesifik ekstrak. Metode yang digunakan mengacu pada Farmakope Herbal Indonesia dan Parameter Standar Umum Ekstrak. Pengambilan sampel dilakukan pada dua tempat tumbuh yang berbeda yaitu Desa Pengaron dan Desa Cempaka Mulia Barat. Pemerian kedua sampel ekstrak yaitu kering, berwarna hijau kecoklatan, berbau khas dan rasa kelat. Kedua sampel ekstrak daun A. integer mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, glikosida, fenolik, dan antrakuinon yang ditegaskan pada profil KLT dengan kandungan senyawa yang sama. Hasil uji parameter non spesifik ekstrak daun A. integer dari Desa Pengaron dan Desa Cempaka Mulia Barat berturut-turut adalah kadar air 3,07% dan 3,57%, kadar abu total ekstrak 2,22% dan 1,80% serta kadar abu tidak larut asam ekstrak 1,25% dan 1,58%. Hasil uji parameter spesifik dan non spesifik ekstrak daun A. integer dari kedua tempat yang berbeda telah memenuhi syarat yang ditetapkan oleh Farmakope Herbal Indonesia, WHO dan BPOM RI.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.