ANALISIS METODE BAR BENDING SCHEDULE UNTUK MENGURANGI SISA MATERIAL PENULANGAN UNTUK KONSTRUKSI DI LAHAN BASAH

Candra Yuliana Retna Hapsari Kartadipura, Mutiara Nursalsadilla Supadi

Abstract


Komponen struktur material yang penting dalam perhitungan kebutuhan adalah seperti kebutuhan besi, karena kebutuhan besi memiliki nilai yang tinggi di dalam pengerjaan konstruksi. Kebutuhan besi banyak dipergunakan untuk penulangan seperti penulangan kolom, balok, pile cap, sloof, dan lainnya. Penelitian bertujuan untuk menentukan presentase sisa material tulangan besi berdasarkan metode Bar Bending Schedule (BBS), serta menentukan langkah apa saja yang mungkin dilakukan untuk meminimalisasi sisa material. Data sekunder dianalisis dengan metode BBS, sedangkan data primer dianalaisis dengan metode fishbone. Dengan metode BBS mampu meminimalkan waste of material, sehingga hanya menyisakan material pada tulangan besi jenis ulir sekitar 14,79 % untuk tulangan besi berdiameter 10 mm, dan sebesar 6,65 % untuk tulangan besi berdiameter 16 mm. Serta untuk tulangan besi polos hanya menyisakan material sekitar 0,01 % pada tulangan besi berdiameter 8 mm. Metode Bar Bending Schedule dapat mengoptimalkan sisa material dari panjang potongan besi yang tersisa, dengan cara digunakan kembali untuk rencana potongan besi lainnya yang dimana dimensi dari potongan tersebut dapat mencukupi sisa sebelumnya. Dari hasil analisis fishbone diketahui penyebab sisa material terjadi karena kurangnya pengawasan sehingga berdampak adanya pekerja yang menaruh material sembarangan, karena lokasi penumpukan berpindah-pindah dapat dengan mudah tercecer atau barang hilang. Meminimalisasi terjadinya sisa material juga dapat dilakukan dengan memberi bimbingan lebih pada tukang besi dan pekerja, serta selalu mengingatkan agar tidak menaruh material sembarangan.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.