CARDIORESPIRATORY ENDURANCE MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN JASMANI DAERAH LAHAN BASAH
Abstract
Cardiorespiratory endurance yaitu tingkat kerja sama jantung, paru-paru, dan otot saat berolahraga dalam jangka waktu lama. Hal ini menunjukkan seberapa efisien sistem kardiorespirasi berfungsi, dan merupakan indikator seberapa bugar dan sehat sesorang manusia secara fisik. Cardiorespiratory endurance secara umum dilatih dengan latihan jogging, sepeda, dan renang dalam waktu yang lama. Latihan Cardiorespiratory endurance yang paling diminati adalah dengan latihan jogging karena murah meriah, dan tidak memerlukan peralatan yang mahal dan tidak harus bayar seperti halnya bersepeda dan berenang. Latihan jogging pasti memerlukan lapangan yang cukup luas, rata dan tidak mebahayakan. Hal inilah yang menjadi permasalahan bagi mahasiswa yang hidup pada daerah lahan basah yang dominan daerahnya dipenuhi dengan rawa dan air. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat cardiorespiratory endurance mahasiswa program studi Pendidikan jasmani daerah lahan basah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan teknik tes dan pengukuruan. Populasi sekaligus sampel penelitian adalah mahasiswa program studi Pendidikan jasmani JPOK FKIP ULM. Instrumen mengukur cardiorespiratory endurance adalah pacer test. Penelitian menghasilkan tingkat cardiorespiratory endurance mahasiwa putra kategori baik sekali 0 %, kategori baik 1,9%, kategori cukup 5,7%, kategori rendah 10,12% dan kategori sangat rendah 82,28%. Sedangkan hasil cardiorespiratory endurance mahasiwa putri adalah sangat baik 0%, baik 0,63%, kategori cukup 1,90% dan kategori sangat rendah 22,15%. Kesimpulan kategori cardiorespiratory endurance mahasiswa program study Pendidikan jasmani JPOK FKIP ULM dalam kategori sangat rendah.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.