ANALISIS NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL KERAJINAN TANGGUI SEBAGAI PRODUK BUDAYA SUKU BANJAR : STUDI PADA PENGRAJIN TANGGUI DI KELURAHAN KUIN CERUCUK KOTA BANJARMASIN
Abstract
Minat generasi muda untuk melestarikan kerajinan tanggui semakin berkurang. Padahal tanggui merupakan salah satu hasil kebudayaan masyarakat Banjar, yang sarat dengan nilai-nilai kearifan lokal. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam sebuah tanggui, sebagai hasil budaya masyarakat yang tinggal di lingkungan lahan basah. Dalam penelitian ini digunakan metode kualitatif, karena masih terdapat permasalahan yang perlu dieksplorasi terkait muatan nilai-nilai kearifan lokal pada kerajinan tanggui. Penelitian ini dilakukan di kampung tanggui yang berada di Kelurahan Kuin Cerucuk, Kota Banjarmasin. Informan dalam penelitian ini berjumlah 20 orang, yaitu para pengrajin tanggui yang tergabung dalam Kelompok Usaha Berasama (KUBE) Bahagia 2. Penentuan sumber data dilakukan secara purposive. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen, serta data audiovisual untuk meningkatkan keabsahan penelitian. Hasil pengumpulan data kualitatif dalam bentuk rekaman hasil wawancara, transkrip wawancara, catatan hasil pengamatan, dokumen tertulis, foto, serta catatan lainnya, diuji keabsahannya melalui proses triangulasi. Data yang telah divalidasi selanjutnya direduksi, disajikan, dan ditarik kesimpulannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai kearifan lokal yang terdapat pada tanggui meliputi nilai keselarasan dengan alam, nilai ketekunan, nilai keindahan, nilai kerja sama, dan nilai ekonomi. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tanggui merupakan hasil budaya suku Banjar yang sarat dengan nilai-nilai kearifan lokal. Implikasi dari penelitian ini adalah dapat dilestarikan tradisi pembuatan kerajinan tanggui sebagai produk budaya dari masyarakat di lingkungan lahan basah.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.