Pengembangan Alat Latihan Groundstroke Tenis Lapangan Untuk Pemula Di Lingkungan Lahan Basah
Abstract
Di Kalimantan Selatan prestasi tenis masih perlu membutuhkan perhatian khusus. Berdasarkan data di lapangan, masih minimnya daerah yang memfasilitasi pembinaan latihan tenis untuk pemula. Hal ini mengakibatkan daerah-daerah di Kalimantan Selatan kekurangan atlet tenis potensial baik secara kuantitas dan kualitas atletnya. Untuk menjadi pemain yang baik maka perlu menguasai pukulan groundstroke forehand dan backhand merupakan dasar tenis lapangan yang harus dilatih dengan proses yang lama. Pada latihan olahraga modern, proses latihan banyak memanfaatkan bantuan sarana pendukung untuk efektifitas latihan. Tujuan dari penelitian ini yaitu peneliti ingin mengembangkan sebuah alat latihan pukulan groundstroke tenis lapangan yang dapat memberi kemudahan serta keefisienan para pemain pemula dalam berlatih. Melalui penggunaan alat ini diharapkan pemain pemula dapat berlatih dengan frekuensi yang banyak dan pelatih tidak perlu lagi melalukan latihan secara manual dengan melempar bola. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Subjek penelitian ini adalah pemain tenis pemula di Kalimantan Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Tahap-tahap penelitian yang dilalui meliputi 1) Research and Information collection, 2) Planning, 3) Develop preliminary from of product, 4) Preliminary field testing, 5) Main product revision, 6) Main field testing, 7) Operational product revision, 8) Operational field testing, 9) Final product revision, 10) Dissemination and implementation. Sampel penelitian ini adalah calon atlet aquatik di Kalimantan Selatan. Penelitian ini menggunakan teknik sampling acak sederhana (Simple Random Sampling). Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif kuantitatif dengan persentase. Hasil peneliti mengembangkan alat latihan ini dengan nama “fall ball”. Pemberian nama fall ball berdasarkan pada fungsi alat latihan pada saat digunakan yaitu dapat menjatuhkan bola secara otomatis. Pengembangan alat latihan telah melalui tahap identifikasi kebutuhan atlet maupun pelatih dengan hasil kategori sangat dibutuhkan. Alat latihan dilakukan pengujian untuk mengetahui bobot validitas. Validitas ahli diperoleh skor sebesar 90,63% berada pada kategori sangat baik. Pada tahap uji coba kecil dilakukan kepada 6 orang diperoleh hasil sebesar 85,6% dan masuk pada kategori sangat baik. Pada tahap uji coba besar dilakukan kepada 17 orang diperoleh hasil sebesar 90,8% dan masuk pada kategori sangat baik
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.