FENOMENA KAJIAN DAKWAH DI MEDIA SOSIAL UNTUK PENCEGAHAN BULLIYING DAN KESEHATAN MENTAL PADA MAHASISWA UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
Abstract
Kasus bullying yang terjadi selamai ini menjadi berita hangat yang menyangkut dunia pendidikan. Dampak yang dirasakan bukan hanya pada korban, tetapi juga lembaga tempat kejadian tersebut. Korban akan mengalami guncangan mental yang kuat akibat bullying. Hal demikian perlu penanganan khusus agar tidak selalu terulang karena merusak citra lembaga pendidikan yang seharusnya mencetak generasi bangsa yang unggul. Media sosial memberikan pengaruh besar terhadap perilaku generasi Z. Namun tidak semua media tersebut berisi hal negatif. Upaya pencegahan bulliying melalui media digital sebenarnya telah dikampanyekan pihak konten kreator. Dukungan penuh dari semua pihak harus serius dalam menangani masalah ini. Penelitian fokus pada fenomena kajian dakwah di media sosial untuk pencegahan bulliying dan kesehatan mental pada mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat yang bertujuan mendeskripsikan bagaimana konten kajian dakwah menginspirasi untuk melakukan pencegahan bullying dan meningkatkan kesehatan mental di kalangan generasi Z. Penelitian ini termasuk mix research yaitu gabungan penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif dalam bentuk penelitian lapangan “field research” melalui angket, observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa media sosial telah memberikan pengaruh dalam kehidupan mahasiswa untuk memperbaiki diri. Hal demikian berkorelasi dengan upaya pencegahan bullying pada lingkungan mahasiswa. Terdapat 43,9% sangat setuju dan 50,5% setuju menyatakan media sosial mengisnpirasi untuk perubahan diri. Selain itu kesehatan mental paling banyak berpengaruh sebab hubungan dengan keluarga, ekonomi dan lingkungan bagi kesuksesan studi.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.