POTENSI ANTIOKSIDAN FRAKSI n-HEKSANA, ETIL ASETAT, DAN n-BUTANOL DAUN BENALU BATU (Paraboea kalimantanensis) ASAL KALIMANTAN SELATAN

Sutomo, Muhammad Reza Fakhlepi, Arnida

Abstract


Benalu batu (Paraboea kalimantanensis) adalah tumbuhan obat yang banyak ditemukan di Kalimantan selatan yang diketahui mengandung senyawa metabolit dan memiliki aktivitas antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aktivitas antioksidan dan menetapkan perbedaan aktivias antioksidan fraksi n-heksana, etil asetat, dan n-butanol daun P. kalimantanensis yang diuji secara kualitatif dan kuantitatif menggunakan metode DPPH. Metode ekstraksi daun P. kalimantanensis dimaserasi menggunakan etanol 96% kemudian difraksinasi dengan pelarut n-heksana, etil asetat, dan n-butanol. Fraksi yang diperoleh diuji aktivitas antioksidan terhadap radikal bebas dengan metode DPPH menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil uji aktivitas antioksidan diperoleh nilai IC50 fraksi etil asetat daun benalu batu sebesar 5,33 ppm, fraksi n-butanol sebesar 7,51 ppm, dan fraksi n-heksana sebesar 62,28 ppm. Berdasarkan hasil nilai IC50, penelitian ini menunjukkan bahwa fraksi etil asetat, fraksi n-butanol dan fraksi n-heksana daun P. kalimantanensis memiliki potensi sebagai antioksidan.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.