SKRINING FAKTOR RISIKO KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH PUSKESMAS KARANG INTAN 2
Abstract
Kehamilan berisiko tinggi mengacu pada kehamilan yang berdampak negatif baik bagi ibu maupun janin serta berpeluang besar menyebabkan tingginya mortalitas dan morbiditas perinatal. Salah satu penyebab tidak langsung terjadinya kematian ibu disebabkan oleh Anemia. Anemia pada kehamilan merupakan salah satu masalah kurangnya asupan zat besi yang dapat menyebabkan ibu hamil mengalami kehamilan berisiko. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko kejadian anemia pada ibu hamil di Wilayah Puskesmas Karang Intan 2. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan jumlah populasi sebanyak 51 ibu hamil. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan Agustus 2025 di Wilayah Puskesmas Karang Intan 2, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Alat ukur yang digunakan pada penelitian adalah kuesioner data demografi dan alat tes Hb (hemometer). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebesar 10 responden (19,61%) mengalami anemia dan sebesar 41 responden (80,39%) tidak mengalami anemia. Adapun faktor risiko yang mungkin dapat terjadi dengan kejadian anemia pada ibu hamil yaitu faktor usia, tingkat pendidikan, penghasilan, paritas, usia kehamilan, dan jumlah pemeriksaan antenatal care (ANC). Penelitian ini memberikan gambaran dasar dalam penyusunan intervensi maupun program untuk menurunkan dan mencegah terjadinya anemia pada ibu hamil sehingga perlunya penelitian lanjutan untuk mengidentifikasi faktor lain yang menyebabkan anemia pada ibu hamil.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.