MANAJEMEN PENGEMBANGAN KURIKULUM TERINTEGRASI DEEP LEARNING SEKOLAH DASAR

Bagus Aulia Iskandar M. Ziyan Takhqiqi Arsyad Akhmad Riandy Agusta, Dede Dewantara, Yayuk Hartini, Muhammad Naufal, Annisa Aulia Rahmah

Abstract


Implementasi deep learning dalam kurikulum sekolah dasar menghadapi berbagai tantangan,
termasuk perbedaan infrastruktur dan kurangnya pelatihan bagi guru. Survei di Kalimantan Selatan
menunjukkan bahwa hanya 21,77% guru yang siap mengimplementasikan pendekatan ini,
menjadikan penelitian tentang manajemen kurikulum terintegrasi deep learning sangat penting.
Tujuan penelitian ini adalah mengkaji manajemen integrasi deep learning ke dalam kurikulum,
dengan fokus pada kepemimpinan kepala sekolah, pemberdayaan guru, kemitraan dengan pemangku
kepentingan, dan strategi implementasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan
desain studi multi kasus di tiga sekolah dasar yang berbeda. Teknik pengumpulan data meliputi
wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara individual pada setiap
kasus dan secara lintas kasus untuk membandingkan temuan. Penelitian ini diharapkan
menghasilkan model manajemen yang dapat diadopsi oleh sekolah lain untuk mewujudkan
implementasi deep learning yang optimal.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.