PRODUKTIVITAS SEKUNDER KOMUNITAS MAKROZOOBENTOS PADA EKOSISTEM MANGROVE DESA KUALA TAMBANGAN KECAMATAN TAKISUNG

Putri Mudhlika Lestarina, Deddy Dharmaji

Abstract


Salah satu komponen ekosistem mangrove yang memanfaatkan detritus tumbuhan mangrove adalah komunitas makrozoobentos. Makrozoobentos hidup di bagian substrat ekosistem mangrove. Keberadaan komunitas ini sangat penting dalam ekosistem mangrove karena berperan sebagai perantara antara detritus dan organisme dengan tingkatan trofik yang lebih tinggi dan memberikan masukan produktivitas sekunder yang tinggi untuk lingkungan bentik. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi berbagai jenis makrozoobentos pada ekosistem mangrove dan mengetahui produktivitas sekunder komunitas makrozoobentos pada zonasi yang berbeda. Penelitian ini dilaksanakan selama 5 bulan dari bulan Juni hingga Oktober 2019. Pengambilan sampel hewan makrobenthos  berdasarkan metode Sander, Parameter yang diamati meliputi parameter fisik, kimia dan biologi. Parameter fisik dan kimia meliputi suhu, salinitas, dan oksigen terlarut sedangkan parameter biologi meliputi makrozoobentos. Berdasarkan hasil indentifikasi diperoleh jenis makrozoobentos yang ditemukan selama penelitian adalah pada stasiun 1 ditemukan 8 jenis, dan stasiun 2 ditemukan 11 jenis serta pada stasiun 3 ditemukan 6 jenis. Hasil analisis menunjukkan indeks keanekaragaman berkisar antara 1.45 – 1.73, indeks keseragaman antara 0.81 – 0.88, sedangkan indeks dominansi didapatkan antara 0.13 – 0.29. Produktivitas komunitas makrozoobentos di ekosistem mangrove di Desa Kuala Tambangan Kecamatan Takisung dalam keadaan stabil dengan keanekaragaman spesies rendah dan komunitas yang seragam serta tidak ditemukan spesies yang mendominasi.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.