STATUS FISIKA-KIMIA KOMPOS BERBAHAN DASAR DAUN AKASIA, SEKAM PADI DAN KULIT UDANG MENGGUNAKAN BIODEKOMPOSER Trichoderma sp. DAN BAKTERI SELULOLITIK

Riza Adrianoor Saputra, Noorkomala Sari, Irvansyah Rizki

Abstract


Telah banyak dilakukan pembuatan pupuk berasal dari bahan organik untuk mengurangi pemakaian pupuk sintetis karena sifatnya yang tidak menimbulkan efek pencemaran lingkungan. Sumber bahan organikĀ  pupuk kompos didapatkan dari hasil limbah pertanian yaitu dedaunan, sekam, dan kulit udang untuk strategi pertanian berkelanjutan dengan prinsip manajemen limbah. Keberhasilan dekomposisi pupuk ditentukan oleh jenis biodekomposer yang berperan dalam proses perombakan bahan organik yang berpengaruh pada faktor fisika-kimia diantaranya suhu, kadar air, pH, C-organik, N-total, dan C/N rasio pupuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas kompos dari berbagai paramater fisika-kimia dengan dua faktor pada rancangan percobaan yaitu jenis substrat: daun akasia; sekam padi; dan kulit udang dengan faktor jenis biodekomposer yaitu Trichoderma sp. dan bakteri selulolitik yang dilaporkan memiliki banyak manfaat luas selain sebagai agen dekomposer juga sebagai agen perbaikan kualitas tanah dan ketahanan terhadap serangan penyakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan substrat kulit udang dengan biodekomposer bakteri selulolitik memberikan perbedaan yang signifikan terhadap kadar air kompos, pH kompos, dan N-total kompos. Jenis biodekomposer dibandingkan tanpa perlakuan biodekosomposer menunjukkan perbedaan secara tidak nyata pada nilai persen C-organik kompos. Substrat sekam padi dengan biodekomposer Trichoderma sp. memberikan perbedaan signifikan pada C/N rasio kompos dibandingkan tanpa menggunakan biodekomposer sedangkan pada suhu kompos tidak ada perubahan yang berarti untuk jenis substrat maupun jenis biodekomposer.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.