KARAKTERISTIK PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA KESEHATAN (PJOK) DI LINGKUNGAN LAHAN BASAH

Herita Warni, Syamsul Arifin, Ramadhan Arifin

Abstract


. Pembelajaran pendidikan jasmani lekat dengan keterampilan gerak untuk menuju kebugaran. Untuk itu diperlukan sarana dan prasarana yang memadai untuk dapat melaksanakan pembelajaran pendidikan jasmani sesuai standar. Namun demikian tidak semua sekolah memiliki fasilitas yang memadai untuk dpat melaksanakan pembelajaran pendidikan jasmani dengan baik. Kendala semacam itu hamper ditemui di semua sekolah yang memiliki karakteristik lahan basah. Oleh karena itu  peneltiian ini dilakukan dengan tujuan  adalah mengetahui karakteristik pemeblajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) di lingkungan lahan basah. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kombinasi  kualitatif dan kuantitatif (Mixed Methods Research) dengan desain  Sequential Explanatory (Creswell, 2014). Populasi penelitian ini adalah siswa dan guru di Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan. Hasil peneltiian ini menunjukan bahwa Kesimpulan ini menunjukan bahwa proses pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) terkendala pasang surut air, cuaca yang eksterm serta kondisi lapangan dan fasilitas yang tidak memadai yang tidak mendukung dalam melakukan aktivitas atau gerakan dalam pembelajaran. Untuk tetap dapat merelisasikan pembelajaran, maka   pembelajaran  dilakukan di dalam kelas dengan ruang seadanya dan tidak memadai untuk dapat bergerak secara leluasa, bahkan  teras sekolah menjadi tempat untuk dapat memberikan pembelajaran. Oleh karena keterbatasan sarana dan prasarana yang dimiliki tersebut, maka Kompetensi Dasar (KD) tidak semua dapat diajarkan.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.