PENAMBAHAN NaHCO3 DAN METODE BLANCHING TERHADAP KARAKTERISTIK TEPUNG KALAKAI (Stenochlaenapalustris)

Wijantri Kusumadati, Muliansyah, Hastin Ernawati, Nur Chusnul Chotimah, Berliano

Abstract


Penelitian ini bertujuan  mengetahui pengaruh penambahan NaHCO3 dan metode blanching terhadap karakteristik tepung kalakai. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap faktorial (RAL)  terdiri dari 2 (dua) faktor : 1. konsentrasi NaHCO3,  terdiri dari 3 (tiga) perlakuan yaitu K1 = 0 %, K2 = 2 %, K3 = 4 %, dan 2. metode blanching., terdiri dari 2 perlakuan yaitu : M1 = air panas 70 °C dan M2 = uap air. Parameter pengujian meliputi kadar air, kandungan vitamin C, klorofil, fenol kualitatif, dan rendemen. Interaksi  perlakuan penambahan NaHCO3 dan metode blanching berpengaruh nyata terhadap kadar air, kandungan klorofil, dan rendemen tepung kalakai. Faktor tunggal penambahan NaHCO3 dan metode blanching uap air dapat mempertahankan  kadar vitamin C. Kombinasi perlakuan NaHCO3 0 % dan metode blanching uap air (K1M2) menghasilkan kadar klorofil 492,3595 mg/L tidak berbeda  dengan penambahan NaHCO3 4% dan metode blanching uap air (K3M2) sebesar 574,2550 mg/L, dan rendemen tertinggi sebesar 9,803%

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.