KARAKTERISTIK ARANG AKTIF ECENG GONDOK (Eichornia crassipes) DENGAN AKTIVATOR H3PO4, ZnCl2, DAN KOH

Rahmat Yunus, Edi Mikrianto, H. Abdurrahman, Agung Kaharapen Jaya

Abstract


Arang aktif secara umum dapat dibuat dengan cara pirolisis menggunakan aktivator asam, basa, dan garam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik arang aktif eceng gondok (Eichornia crassipes) dengan aktivator H3PO4, KOH, dan ZnCl2  pada konsentrasi masing-masing 5%; 10; dan 15%. Karakterisasi tersebut yaitu kadar air, abu, zat volatil, dan karbon terikat. Karakteristik terbaik di analisis dengan FTIR. Hasil karakterisasi dibandingkan dengan SNI 06–3730–1995 tentang arang aktif teknis. Proses aktivasi dari ketiga aktivator tersebut dilakukan masing-masing dengan cara triplo. Hasil penelitian menunjukkan pirolisis eceng gndok menghasilkan arang dengan rendemen 58,22%. Hasil karakterisasi arang aktif dari ketiga aktivator menunjukkan karakteristik yang baik dan memenuhi syarat mutu SNI tersebut. Karakteristik terbaik diperoleh pada H3PO4 15% dengan kadar air (6,41±0,21%), abu (8,23±0,12%), zat volatil (15,36±0,03%), dan karbon terikat (78,28%); KOH 15% dengan kadar air (5,64±0,08%), abu (8,46±0,22%), zat volatil (17,38 ± 0,28%), dan karbon terikat (76,17%); dan ZnCl2 10% dengan Kadar air (6,28±0,03%), abu (7,96±0,05%), zat volatil (18,34±0,02%), dan karbon terikat (73,71%).Hasil identifikasi dengan FTIR menunjukkan arang aktif semua perlakuan memiliki gugus C=O. .Pada perlakuan KOH dan ZnC2 memiliki gugus –OH dan pada H3PO4  menunjukkan adanya gugus P=O.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.