KAJIAN ETNOBOTANI DI DESA SASSA KABUPATEN LUWU UTARA, SULAWESI SELATAN

Nardy Noerman Najib, Maria, Hadijah Azis Karim, Lilis

Abstract


Pemanfaatan tumbuh-tumbuhan oleh masyarakat sudah berlangsung secara turun temurun dan dalam waktu yang lama. Pengetahuan mengenai pemanfaatan tumbuh - tumbuhan oleh masyarakat adat disekitar kawasan hutan lindung masyarakat adat di desa Sassa belum banyak terdokumentasikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis tumbuhan berguna yang dimanfaatkan oleh masyarakat adat sekitar kawasan hutan lindung Desa Sassa. Metode pengambilan data dilakukan dengan wawancara terhadap 20 orang responden. Penentuan responden dilakukan secara acak dengan melakukan orientasi lapang untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan pemanfaatan masyarakat terkait pemanfaatan tumbuhan berguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi masyarakat memperlihatkan intensitas dan kebutuhan yang lebih tinggi dengan hutan. Masyarakat Desa Sassa memanfaatkan 50 jenis dari 47 famili tumbuhan dan dikelompokkan berdasarkan kegunaannya yaitu tumbuhan bahan bangunan sebanyak 15 jenis, tumbuhan pangan sebanyak sembilan jenis, tumbuhan obat sebanyak 11 jenis, tumbuhan hias sebanyak sembilan jenis, tumbuhan upacara adat tiga jenis, tumbuhan kerajinan sebanyak tiga jenis, tumbuhan pestisida sebanyak dua jenis, serta untuk tumbuhan penghasil warna, tumbuhan aromatik, dan tumbuhan pakan ternak masing-masing sebanyak satu jenis. Pengetahuan tradisional dan pemanfaatan etnobotani di desa Sassa diharapkan dapat menjadi salahsatu bentuk kearifan lokal yang dapat dipertahankan dan menjadi identitas budaya masyarakat adat Desa Sassa.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.