KAJIAN INOVASI SOSIAL PROGRAM UNGGULAN CSR PT ADARO INDONESIA ISTANA KALULUT


Abstract


Program Istana Kalulut merupakan wujud community development yang dilaksanakan oleh CSR PT Adaro Indonesia yang dimulai sejak tahun 2018. Perusahaan berupaya untuk merubah pola pikir dan perilaku masyarakat dengan pola budidaya kalulut yang berhasil meningkatan jumlah petani lebah kalulut, penurunan jumlah pohon yang ditebang di areal reklamasi perusahaan, masyarakat memanfaatkan budidaya lebah kalulut sebagai mata pencaharian, menjadi pusat edukasi budidaya kalulut, dan berupaya untuk mendorong masyarakat agar melakukan budidaya berupa cara pengembangan madu kalulut yang telah dilaksanakan di daerah pascatambang, sehingga hasil duplikasi dapat bermanfaat bagi masyarakat di daerah operasional perusahaan melalui proses transfer kompetensi yang baik. Program yang telah menjadi inovasi lingkungan dan inovasi sosial ini dikembangkan berbasis masalah dan berdasarkan kebutuhan masyarakat yang mampu sinergi dengan pembangunan berkelanjutan dan berperan dalam kebencanaan, meningkatkan kapasitas dan kemampuan masyarakat, peran dan hubungan baru dalam kehidupan sosial dan mengembangkan asset serta sumber daya manusia lokal. Metode yang digunakan berupa analisis social return on investment (SROI) dengan data primer berupa Indepht interview dan Focus Group Discussion dilakukan kepada 3 unsur yaitu perwakilan dari perusahaan, pemerintah dan Civil Sosial Organization (CSO) dan sekunder. Berdasarkan perhitungan rasio Social Return On Investment (SROI) yang telah dilakukan, diketahui bahwa untuk setiap setiap 1 Rupiah yang ditanamkan pada program Istana Kalulut akan menghasilkan imbal balik sosial atas investasi sebesar 30,34 Rupiah. Rasio ini tergolong tinggi atau sangat menjanjikan dalam dunia investasi dampak. Periode pengembaliannya investasi cukup singkat dimana untuk investasi sebesar Rp 524.935.000 akan membutuhkan hanya 1,9 bulan sebelum sebuah nilai yang setara dengan investasi tersebut terwujud.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.