KONDISI EKONOMI DAN IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMBELAJARAN JARAK JAUH ERA PANDEMI COVID-19 DI KABUPATEN BANJAR

Jamaluddin, Suriansyah Umar, Haitami

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi ekonomi dan relevansinya dengan implementasi kebijakan pembelajaran jarak jauh atau daring di Sekolah Menengah Atas (SMA) serta bagaimana implementasi kebijakan daring itu dilihat dari aspek aspek komunikasi, sumber daya ekonomi masyarakat atau kondisi ekonomi masyarakat, kecenderungan kecenderungan atau tingkah laku masyarakat dan implementator serta birokrasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Kualitatif, yaitu penelitian yang berupaya memahami dan merepresentasikan fenomena fenomena di sekitar kegiatan belajar-mengajar sekolah menengah atas di Kabupaten Banjar yang dipilih berdasarkan kategori Negeri dan Swasta masing masing satu sekolah. Sekolah yang dipilih yakni Sekolah Menengah Atas 2 Martapura dan Sekolah Menengah Atas Darul Hijrah Cindai Alus Kabupaten Banjar. Berdasarkan analisis dari hasil uraian dari hasil penelitian dan pembahasan mengenai kondisi ekonomi dan implementasi kebijakan pembelajaran jarak jauh di SMA Kabupaten Banjar dapat disimpulkan bahwa kondisi ekonomi sangat mempengaruhi kegiatan pembelajaran jarak jauh. Di SMA 2 Martapura, pelaksanaan pembelajaran jarak jauh terkait erat dengan kondisi ekonomi siswa dan wali siswa karena kebutuhan membeli kuota, hp dan permasalahan jaringan internet cukup mempengaruhi pendapatan orangtua. Sementara di SMA Darul Hijrah Putera yang melaksanakan kegiatan pembelajaran tatap muka secara langsung dengan protokol kesehatan yang ketat, kondisi ekonomi siswa tidak berpengaruh signifikan dalam proses pembelajaran.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.