PRODUKSI DAN EFISIENSI AGRONOMI PUPUK KANDANG AYAM PADA TANAMAN EDAMAME DI TANAH GAMBUT
Abstract
. Tanaman edamame belum banyak dibudidayakan masyarakat di Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Saat ini belum ada data luasan dan produksi edamame sehingga potensial dikembangkan di tanah gambut Palangka Raya meskipun kendala agronomis membutuhkan tindakan pemupukan untuk memperbaiki tingkat kesuburannya. Perlakuan pupuk kandang ayam diharapkan mampu memperbaiki sifat-sifat tanah gambut untuk mendukung produksi edamame yang berkualitas dan efisien. Tujuan penelitian adalah menganalisis kemampuan produksi dan mengukur efisiensi agronomi pupuk kandang ayam pada tanaman edamame di tanah gambut. Penelitian dilaksanakan di Komplek Kampus II Universitas Muhammadiyah Palangka Raya pada bulan Mei November 2021. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap. Perlakuan pupuk kandang ayam diberikan 4 taraf, yaitu: K0 = 0 t ha1; K1 = 10 t ha1; K2 = 20 t ha1 dan K3 = 30 t ha1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk kandang ayam berpengaruh sangat nyata terhadap produksi edamame (umur tanaman mulai berbunga, jumlah cabang produktif, jumlah polong per tanaman, berat polong segar per tanaman). Pemupukan dosis 30 t ha1 mampu mempercepat tanaman berbunga umur 26 HST, menghasilkan 7 cabang produktif, 36 polong per tanaman, dan berat polong segar 82.20 g per tanaman. Namun, pemberian pupuk kandang ayam dosis 10 t ha1 ternyata lebih efisien untuk tanaman edamame karena memiliki efisiensi agronomi yang lebih tinggi sebesar 0.29 kg kg1 dibandingkan dosis 20 t ha1 (0.23 kg kg1) dan 30 t ha1 (0.18 kg kg1). Oleh karena itu, budidaya edamame di tanah gambut disarankan cukup memberikan dosis 10 t ha1.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.