ANALISA KEBERHASILAN TANAMAN REHABILITASI DAS KAWASAN GUNUNG BATU KABUPATEN TANAH LAUT MENGGUNAKAN DATA DEM (DIGITAL ELEVATION MODEL)
Abstract
Kegiatan Rehabilitasi DAS merupakan bagian dari upaya Konservasi Tanah dan Air dan merupakan salah satu kewajiban pemegang Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) dalam rangka implementasi Peraturan Pemerintah No. 105 Tahun 2015. Penelitian ini dilakukan di kawasan Hutan Lindung Blok Gunung Batu Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana persentase hidup tanaman Rehabilitasi DAS pada berbagai kelas kelerengan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sampling tanaman dan data DEM (Digital Elevation Model). Metode yang digunakan dalam menentukan Petak Ukur (PU) dalam melakukan sampling tanaman adalah Systematic Sampling with Random Start sedangkan metode yang digunakan untuk menghasilkan data DEM (Digital Elevation Model) adalah metode photogrammetry menggunakan Quad copter Drone. Hasil pengolahan data menyatakan persentase tumbuh tanaman Rehabilitasi DAS di Blok Gunung Batu pada empat kelas kelerengan yaitu sangat landai, landai, sedang, dan curam. Nilai koefisien determinasi () >0.8 antara tingkat kecuraman lereng dengan menurunya nilai persentase hidup dan tinggi tanaman. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa terdapat korelasi yang kuat antara kedua variabel dimana semakin curam kelas kelerengan pada kegiatan penanaman blok Gn.Batu memberikan pengaruh yang buruk terhadap keberhasilan persentase hidup tanaman dan pertumbuhan tinggi tanaman.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.