ADAPTASI RUMAH TANGGA PETANI PADI DALAM MENGHADAPI KERENTANAN AKIBAT DAMPAK VARIABILITAS IKLIM DI KABUPATEN BANJAR
Abstract
. Banjir pada areal tanaman padi di sejumlah kecamatan di Kabupaten Banjar, akan memberikan risiko penurunan produksi pertanian dan pendapatan bagi petani yang hanya memiliki sumber nafkah dari pertanian, sehingga dapat mendorong terjadinya krisis ekonomi dan pangan.
Penurunan produktivitas padi dan tingginya tingkat kehilangan penghasilan rumah tangga petani akibat variabilitas iklim dapat digunakan sebagai salah satu indikator tingginya kerentanan rumah tangga petani di Kabupaten Banjar khususnya di lokus penelitian yaitu Kecamatan Martapuran Barat dan Kecamatan Pengaron. Terjadinya perubahan iklim dan lingkungan akan mengakibatkan bertambahnya tingkat kerentanan petani. Semakin rentan rumah tangga petani, semakin tinggi kehilangan produktivitas dan penghasilan rumah tangga petani. Hal ini menunjukkan bahwa variabilitas iklim memberikan dampak buruk terhadap ekonomi rumah tangga petani. Variabilitas iklim juga mengganggu tingkat ketahanan pangan rumah tangga petani. Hal ini berhubungan dengan menurunnya jumlah produksi padi, yang berdampak berkurangnya pendapatan rumah tangga petani. Pendapatan yang rendah akan mempengaruhi daya beli kebutuhan pangan rumah tangga petani.
Berdasarkan hasil analisis dapat diketahui bahwa rumah tangga petani di Kecamatan Martapura Barat merasakan ekspos (paparan) dan sensitivitas yang lebih besar akibat variabilitas iklim (banjir) dibandingkan dengan rumah tangga petani di Kecamatan pengaron. Sedangkan rumah tangga petani Kecamatan Pengaron lebih rentan dalam kapasitas.
Secara keseluruhan, rumah tangga petani di Kecamatan Martapura Barat mempunyai kerentanan penghidupan yang lebih tinggi dibandingkan dengan rumah tangga petani di Kecamatan Pengaron. Hasil ini ditunjukkan dengan nilai LVI-IPCC sebesar 0.023 untuk rumah tangga petani di Kecamatan Martapura Barat yang lebih besar dibandingkan dengan nilai LVI-IPCC sebesar -0.006 untuk rumah tangga petani di Kecamatan Pengaron.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.