ESTIMASI PERUBAHAN KUALITAS PERAIRAN DARAT DI KABUPATEN BANJAR BERBASIS CITRA SATELIT PENGINDERAAN JAUH
Abstract
Perairan darat di Kabupaten Banjar memerlukan data pemantauan kualtias air untuk penanganan buangan air limbah permukiman dan dampak degradasi lingkungan akibat kegiatan penambangan. Upaya pemantauan dan analisis status mutu kualitas air sungai dan rawa dengan cakupan wilayah besar dan pemanfaatan lahan yang cukup beragam di Kabupaten Banjar memerlukan biaya dan waktu yang tidak sedikit. Penelitian dilakukan untuk mendapatkan pola sebaran kualitas air untuk parameter kekeruhan (Turbidity), TSS (Total Suspended Solid), organik CDOM (Coloured Dissolved Organic Matter), dan Chlorophyll-a (Chl-a). Keempat indikator ini umumnya dipantau melalui pengambilan sampel lapangan yang memakan banyak waktu dan biaya. Penginderaan jauh memberikan kemungkinan untuk memberikan informasi kualitas air di wilayah yang luas, dan mengidentifikasi trend perubahan pola kualitas air melalui data historis. Penelitian dilakukan melalui interpretasi citra satelit Sentinel-2 rentang 5 tahun terakhir, dan diolah menggunakan aplikasi bantu Google Earth Engine, ESA-SNAP dan QGIS. Hasil interpretasi untuk kondisi sekarang di kalibrasi menggunakan data pengukuran lapangan, kemudian dipetakan untuk menampilkan pola kondisi kualitas air secara spasial maupun temporal. Langkah terakhir adalah melakukan analisis statistik spasial, trend perubahan kualitas air menggunakan aplikasi bantu GEODA. Sebaran nilai parameter kualitas air menunjukkan pola yang bervariasi untuk perairan darat di Kabupaten Banjar namun cenderung meningkat pada lokasi yang dekat dengan wilayah permukiman dan pertanian. Semua parameter kualitas air yang ditinjau juga menunjukkan tren peningkatan dalam 5 tahun terakhir.
Refbacks
- There are currently no refbacks.