PENENTUAN KOMPOSISI MASERAL DAN MINERAL PADA LINGKUNGAN PENGENDAPAN BATUBARA

Annisa, Marselinus Untung.D Uyu Saismana, Nirwani Gultom

Abstract


Maseralmerupakan bahan organik yang secara optik homogen dan mempunyai sifat fisika dan kimia tertentu yang terbentuk secara alami.Maseralpada batubara analog dengan mineral pada batuan.Maseralterbagi atas tiga grup, yaitu grupmaseralvitrinit, liptinit dan inertinit. Pengkajian aspek lingkungan pengendapan batubara untuk mengetahui komponen dan kaakteristik penyusun batubara akan berpengaruh terhadap pemamfaatan batubara dalam industri. Tujuan penelitiann ini adalah menentukan lingkungan pengendapan dari lapisan batubara di Formasi Tanjung pada endapan batubara. Secara ekonomis diharapkan pengetahuan lingkungan pengendapan mampu memprediksi kualitas batubara secara lateral dan vertical dengan lebih baik yang mana akan sangat berguna dalam kegiatan eksplorasi. Metode analisis yang digunakan diantaranya ICP-MS. Batubara yang terdapat di Formasi Tanjung memiliki kandungan ash rata-rata 3,17% dengan kandungan total moisture rata-rata 31,24%, kandungan volatile matter rata-rata 33,55%, dan kandungan fixed carbon rata-rata 32,03%, batubara pada Formasi Tanjung terdiri dari maseral funginite, maseral telinite, maseral collotelinite, maseral cutinite, maseral sporinite, dan kuarsa sebagai mineral matter.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.